Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Mempawah, Erlina. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi, Wakil Bupati Bengkayang, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Abdul Malik, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Harisson mengapresiasi berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih Kabupaten Mempawah selama beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kemajuan tersebut terlihat dari pesatnya pembangunan infrastruktur, meningkatnya investasi, hingga semakin baiknya kualitas sumber daya manusia.
"Kalau kita melihat perjalanan Mempawah dari waktu ke waktu, kemajuannya sangat terasa. Pondasi pembangunan yang telah diletakkan para pemimpin sebelumnya terus dilanjutkan hingga hari ini, sehingga Mempawah berkembang menjadi daerah yang memiliki prospek besar," ujarnya.
Harisson menilai posisi strategis Kabupaten Mempawah akan semakin kuat dengan berkembangnya kawasan industri, keberadaan pelabuhan internasional, serta hadirnya berbagai institusi pendidikan nasional yang menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Sekarang Mempawah sudah berkembang menjadi kota industri, ada pelabuhan internasional yang akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi. Selain itu, di sini sudah ada IPDN, kemudian akan dibangun Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat. Ini menunjukkan bahwa Mempawah bukan hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pusat pengembangan sumber daya manusia," katanya.
Ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan agar mampu mengisi kebutuhan tenaga kerja di sektor industri yang terus berkembang.
"Kita berharap masyarakat Mempawah memiliki kompetensi yang baik sehingga dapat bekerja di industri-industri yang tumbuh di daerahnya sendiri. Dengan begitu, manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan," tuturnya.
Harisson juga menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong percepatan pembangunan di seluruh kabupaten dan kota melalui optimalisasi pelaksanaan program dan penyerapan anggaran.
"Semakin cepat pembangunan direalisasikan, semakin besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat," jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Harisson menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kabupaten Mempawah sekaligus berharap daerah tersebut terus berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat.
"Selamat Hari Ulang Tahun ke-67 Kabupaten Mempawah. Semoga Mempawah semakin maju, semakin berjaya, masyarakatnya semakin sejahtera, dan terus memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Kalimantan Barat," ucapnya.
Sementara itu, Bupati Mempawah Erlina mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-67 sebagai refleksi atas perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus memperkuat optimisme menyongsong masa depan.
Menurut Erlina, kemajuan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras para pemimpin terdahulu yang berhasil membangun fondasi pembangunan, termasuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah.
"Pada tahun 2009 kondisi APBD Kabupaten Mempawah masih sangat terbatas. Saat itu nilainya sekitar Rp183 miliar setelah adanya pemekaran Kabupaten Kubu Raya. Namun, dengan kepemimpinan Bapak Ria Norsan sebagai Bupati saat itu, APBD terus meningkat dari tahun ke tahun," ungkapnya.
Ia mengakui, pada masa awal pascapemekaran sempat muncul kekhawatiran mengenai kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan. Namun kondisi tersebut justru menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras.
"Alhamdulillah, sampai hari ini Mempawah terus berkembang. Kita tidak hanya mampu berdiri sendiri, tetapi juga menunjukkan kemajuan yang signifikan dari tahun ke tahun," katanya.
Erlina juga menyoroti mulai beroperasinya aktivitas ekspor melalui pelabuhan internasional di Mempawah sebagai salah satu tonggak penting pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kemarin kita telah melaksanakan ekspor perdana peti kemas ke Malaysia. Ini menjadi bukti bahwa pelabuhan internasional di Mempawah mulai aktif dan membuka akses perdagangan internasional yang semakin luas. Ke depan kita berharap ekspor tidak hanya ke kawasan Asia, tetapi juga dapat menjangkau pasar Eropa," jelasnya.
Di sektor pendidikan, lanjut Erlina, keberadaan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), sekolah perhubungan, serta rencana pembangunan Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat akan semakin memperkuat kualitas sumber daya manusia yang siap mendukung perkembangan industri dan investasi di Kabupaten Mempawah.
Meski menghadapi penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat, Erlina optimistis pembangunan daerah tetap berjalan dengan dukungan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
"Memang saat ini ada penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat. Namun, kita tetap optimistis karena pembangunan melalui APBN tetap berjalan, termasuk pembangunan sekolah dan berbagai program strategis lainnya. Infrastruktur jalan juga akan terus dibenahi secara bertahap dengan dukungan Pemprov Kalbar," pungkasnya.
Peringatan HUT ke-67 Kabupaten Mempawah menjadi simbol semangat kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk terus mendorong pembangunan yang inklusif, meningkatkan daya saing daerah, serta mewujudkan Mempawah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Barat. [SK]
.jpeg)