|

Polda Kalbar Ingatkan Warga Waspada Modus Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Kepolisian

 

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono. SUARASINTANG/SK
Pontianak (Suara Sintang) – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian. Imbauan tersebut disampaikan menyusul munculnya aksi penipuan yang memanfaatkan momentum pergantian pejabat di lingkungan Polri.

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, mengatakan pergantian pejabat kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menjalankan aksi penipuan dengan mengaku sebagai pejabat kepolisian maupun orang suruhan pejabat tertentu.

Modus yang dilakukan biasanya melalui sambungan telepon, pesan singkat, maupun komunikasi daring lainnya dengan tujuan meminta sejumlah uang, bantuan, atau fasilitas kepada korban.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kalimantan Barat agar tidak mudah percaya apabila ada pihak yang menghubungi dan mengatasnamakan pejabat Polda Kalbar untuk meminta uang, bantuan, atau fasilitas apa pun. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut sebelum mengambil tindakan,” ujar Bambang.

Ia menegaskan, masyarakat diminta tidak terburu-buru memenuhi permintaan dari pihak yang mengaku sebagai pimpinan atau anggota Polri tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Menurutnya, verifikasi menjadi langkah penting untuk memastikan informasi yang diterima benar dan mencegah masyarakat menjadi korban tindak penipuan.

“Di momen pergantian kepemimpinan seperti saat ini, kami mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi. Jangan sampai lengah dan menjadi korban penipuan,” tegasnya.

Bambang juga mengingatkan, apabila masyarakat menerima telepon atau pesan yang mencurigakan dengan mengatasnamakan pejabat Polda Kalbar, segera melakukan konfirmasi ke kantor kepolisian terdekat atau menghubungi layanan darurat Polri melalui Call Center 110 yang tersedia selama 24 jam.

Selain itu, Polda Kalbar mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan dugaan aksi penipuan yang mengatasnamakan institusi Polri atau pejabat kepolisian. Laporan tersebut dinilai penting agar aparat dapat segera melakukan penanganan sekaligus mencegah munculnya korban lainnya.

“Peran masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai penipuan. Segera laporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan nama institusi Polri,” pungkas Bambang. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play
Play