|

Bupati Sujiwo Siapkan Jalan Baru 800 Meter Di Desa Kapur, Bidik Pertumbuhan Kawasan

 

Bupati Kubu Raya Sujiwo Tinjau Rencana Pembangunan Akses Jalan Baru di Desa Kapur. SUARASINTANG/SK
Kubu Raya (Suara Sintang) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyiapkan pembangunan jalan baru sepanjang sekitar 800 meter di Desa Kapur sebagai upaya membuka akses kawasan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Rencana pembangunan tersebut ditinjau langsung Bupati Kubu Raya Sujiwo, Kamis (6/8/2026), sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses jalan yang lebih memadai.

Selama ini, mobilitas warga dan aktivitas pengangkutan material, termasuk untuk pembangunan Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus, masih menggunakan jalan di kawasan perumahan. Kondisi tersebut dinilai perlu segera dicarikan solusi agar aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa membebani akses permukiman.

Sujiwo mengatakan pembangunan jalan baru menjadi kebutuhan yang layak direalisasikan karena manfaatnya tidak hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga sebagai bagian dari rencana pengembangan kawasan Desa Kapur.

“Permintaan masyarakat ini sangat wajar. Selama ini akses masih melalui jalan perumahan. Pemerintah siap membangun jalan baru agar aktivitas masyarakat, termasuk distribusi material pembangunan, memiliki akses yang lebih baik,” ujar Sujiwo.

Ia juga memastikan Pemkab Kubu Raya akan bertanggung jawab apabila terjadi kerusakan pada jalan perumahan yang sementara digunakan sebagai jalur angkutan material hingga akses baru selesai dibangun.

Menurut Sujiwo, pembangunan jalan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan gereja. Jalan baru dirancang sebagai infrastruktur publik yang nantinya dapat membuka kawasan pertumbuhan baru dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.

Rencananya, akses sepanjang sekitar 800 meter tersebut akan menghubungkan Jalan Ali Anyang dengan Jalan Pemda. Konektivitas baru ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas sekaligus membuka peluang tumbuhnya permukiman dan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan.

“Konsep ini bukan karena ada pembangunan gereja, tetapi untuk membuka kawasan baru. Ketika akses ini terhubung, kawasan ini akan berkembang dan memberi manfaat bagi masyarakat secara luas,” katanya.

Untuk mempercepat realisasi pembangunan, Sujiwo meminta pemerintah desa segera berkoordinasi dengan pemilik lahan yang terdampak rencana pembangunan jalan.

Ia menilai proses pembebasan lahan harus disiapkan sejak awal agar tidak menjadi kendala ketika pembangunan memasuki tahap pelaksanaan.

Selain itu, perangkat daerah terkait diminta segera menyelesaikan seluruh dokumen perencanaan. Kelengkapan tersebut diperlukan agar kebutuhan anggaran pembangunan dapat dimasukkan dalam Perubahan APBD tahun berjalan.

“Tahun ini kita siapkan seluruh administrasi dan perencanaannya. Tahun depan tinggal kita eksekusi. Yang terpenting aksesnya bisa segera digunakan terlebih dahulu agar mobilitas masyarakat maupun pengangkutan material dapat berjalan lancar,” jelasnya.

Sujiwo mengapresiasi pemerintah desa dan masyarakat yang telah membangun komunikasi secara baik untuk mencari solusi atas kebutuhan akses jalan tersebut.

Ia berharap pembangunan jalan baru nantinya tidak hanya menyelesaikan persoalan mobilitas, tetapi juga menjadi pemicu lahirnya kawasan permukiman baru dan pusat-pusat kegiatan ekonomi di Desa Kapur.

“Dengan terbukanya akses ini, saya optimistis akan lahir kawasan baru yang semakin mempercepat perkembangan Desa Kapur. Karena itu saya minta seluruh perangkat daerah mengawal prosesnya agar bisa segera direalisasikan,” pungkas Sujiwo.

Pembangunan jalan baru tersebut diharapkan menjadi investasi infrastruktur jangka panjang yang mampu memperkuat konektivitas, memperluas akses masyarakat, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di Desa Kapur. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play
Play