Sintang (Suara Sintang) – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang menggelar Pembekalan Purna Tugas Tahun 2027 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun pada tahun mendatang. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Sintang itu dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Asisten Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, serta ratusan ASN yang akan memasuki masa purna tugas pada tahun 2027.
Pembekalan tersebut menjadi wujud perhatian Pemerintah Kabupaten Sintang kepada para ASN yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun dalam melayani masyarakat dan mendukung jalannya pemerintahan daerah.
Kepala BKPSDM Kabupaten Sintang, Maryadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada para ASN mengenai berbagai aspek yang perlu dipersiapkan menjelang masa pensiun, mulai dari administrasi, hak keuangan, hingga kesiapan mental menghadapi perubahan fase kehidupan.
“Tujuan kegiatan pembekalan ini adalah memberikan informasi tentang program PT Taspen, terutama yang berkaitan dengan hak dan kewajiban sebagai peserta Taspen serta melakukan perekaman data bagi peserta yang akan memasuki masa pensiun,” terang Maryadi.
Selain itu, peserta juga memperoleh informasi terkait tata cara pencairan dana Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), layanan perbankan bagi pensiunan, hingga motivasi dan pembinaan psikologis agar lebih siap menghadapi masa transisi setelah tidak lagi aktif sebagai aparatur negara.
“Kami juga ingin memberikan informasi tentang tata cara pencairan dana Tapera. Selain itu, kami memberikan motivasi dan kesiapan mental dalam menjalani masa pensiun, menyampaikan berbagai produk dan layanan dari Bank Mandiri Taspen, serta menjelaskan proses dan persyaratan administrasi pensiun agar para ASN dapat mempersiapkan seluruh dokumen yang diperlukan sejak dini,” tambahnya.
Menurut Maryadi, persiapan yang matang menjelang masa pensiun sangat penting agar para ASN dapat memasuki babak baru kehidupan dengan lebih tenang, terencana, dan produktif. Ia menegaskan bahwa pensiun bukanlah akhir dari kontribusi seseorang kepada masyarakat, melainkan awal dari kesempatan baru untuk berkarya di bidang lain.
“Masa pensiun bukan akhir dari pengabdian. Ini adalah fase baru yang dapat dimanfaatkan untuk lebih dekat dengan keluarga, aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, maupun mengembangkan usaha dan aktivitas produktif lainnya,” ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, sebanyak 224 ASN mengikuti pembekalan. Mereka terdiri dari 87 ASN jabatan fungsional teknis, 126 ASN jabatan fungsional pendidikan, dan 11 ASN jabatan fungsional kesehatan yang dijadwalkan memasuki masa pensiun pada tahun 2027.
Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, BKPSDM menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi yang memiliki kompetensi sesuai dengan materi yang dibutuhkan peserta.
PT Taspen Cabang Pontianak hadir untuk menjelaskan hak dan layanan peserta Taspen, sementara Cory Magdalena, Psikolog Klinis RSUD Ade M. Djoen Sintang, memberikan pembekalan mengenai kesiapan psikologis menghadapi masa pensiun. Selain itu, pihak Bank Mandiri Taspen Cabang Sintang turut memaparkan berbagai layanan perbankan bagi pensiunan, sedangkan BKPSDM menjelaskan prosedur administrasi pensiun secara rinci.
“Kami menghadirkan narasumber dari PT Taspen Cabang Pontianak yang akan menjelaskan hak-hak peserta Taspen, Cory Magdalena selaku Psikolog Klinis RSUD Ade M. Djoen Sintang yang akan memberikan materi terkait kesiapan psikologis menghadapi masa pensiun, pejabat dari Bank Mandiri Taspen Cabang Sintang yang menjelaskan layanan perbankan bagi pensiunan, serta ASN BKPSDM Kabupaten Sintang yang akan menjelaskan proses administrasi pensiun,” jelas Maryadi.
Melalui kegiatan pembekalan ini, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap para ASN yang akan memasuki masa purna tugas dapat memahami seluruh hak dan kewajibannya, sekaligus mampu menyusun rencana kehidupan yang lebih matang setelah pensiun.
Dengan persiapan yang baik, para pensiunan diharapkan tetap produktif, mandiri, dan terus berkontribusi bagi keluarga maupun masyarakat meskipun telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai aparatur negara.
Kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan berkonsultasi langsung dengan para narasumber mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan hak pensiun, pengelolaan keuangan, hingga kesiapan mental menghadapi perubahan pola hidup setelah memasuki masa purna tugas.
Pembekalan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang dalam memastikan para ASN memasuki masa pensiun dengan rasa aman, tenang, dan optimistis menyongsong fase kehidupan yang baru setelah puluhan tahun mengabdikan diri kepada bangsa dan daerah.
