![]() |
| Foto bersama Pengurus Karang Taruna 12 Kabupaten Kota di Kalbar usai penutupan Temu Karya Daerah. SUARASINTANG/SK |
Kegiatan TKD tersebut secara resmi ditutup oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Bahtiar Sebayang. Dalam arahannya, ia meminta seluruh ketua Karang Taruna terpilih segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing sebagai langkah awal menjalankan roda organisasi.
Bahtiar mengingatkan agar para pengurus yang baru terbentuk segera memperkenalkan keberadaan Karang Taruna kepada kepala daerah serta perangkat teknis terkait di wilayah masing-masing.
“Saya ingin menyampaikan kepada teman-teman yang ada di kabupaten/kota, setelah kegiatan ini selesai dan kembali ke daerah masing-masing, segera lapor kepada Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, Pak Wali Kota, Wakil Wali Kota, termasuk pembina teknis kita seperti Kepala Dinas Sosial atau OPD yang sejenis bahwa Karang Taruna sudah hadir di kabupaten/kota masing-masing dan sudah memiliki kepengurusan terpilih,” ujar Bahtiar.
Menurutnya, Karang Taruna harus mampu menjadi organisasi kepemudaan yang aktif bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan masyarakat. Ia menegaskan, kerja sama tersebut harus dibangun tanpa melihat latar belakang politik maupun perbedaan pilihan.
“Sampaikan bahwa Karang Taruna ini siap berkolaborasi membantu membesarkan daerahnya masing-masing tanpa melihat warna partai politik pemimpinnya,” tegasnya.
Bahtiar juga menyampaikan pesan Ketua Umum PNKT, Budi Juwandono, agar Karang Taruna tidak hanya menjadi wadah kegiatan sosial, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk melahirkan pemimpin daerah yang berintegritas.
“Karang Taruna harus menjadi pabrik lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang berasal dari daerahnya, memiliki kecakapan dan integritas yang baik. Kemudian Karang Taruna juga harus mampu mendorong lahir dan berkembangnya pengusaha-pengusaha muda. Di setiap kabupaten/kota diharapkan bisa hadir pusat-pusat inkubasi bisnis,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Temu Karya Daerah Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, Jhonny, memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan TKD telah berjalan sesuai dengan ketentuan organisasi.
“Intinya Temu Karya Karang Taruna se-Provinsi Kalimantan Barat sudah selesai. Segala ketentuan organisasi sudah dijalankan. Menurut kami ketua terpilih sudah sah dan bisa menyusun struktur selanjutnya,” katanya.
Berdasarkan hasil sidang pleno, sebanyak 12 ketua Karang Taruna kabupaten/kota se-Kalimantan Barat resmi terpilih untuk masa bakti 2026–2031, yakni:
- Kabupaten Sintang: Yulianus Asroni
- Kabupaten Landak: Andreas Herwan Susilo
- Kabupaten Sekadau: Kiki Chostha Vhernantdez
- Kabupaten Kubu Raya: Juliansyah
- Kabupaten Bengkayang: Theo Brayen
- Kota Pontianak: Muhammad Irfan Oktodiar
- Kabupaten Sambas: Nurhadi
- Kabupaten Mempawah: Dewo Dirgantara Febritanda
- Kota Singkawang: Suriadi
- Kabupaten Sanggau: Novi Dafiansyah
- Kabupaten Ketapang: Dwi Rachmat Zuhri
- Kabupaten Kayong Utara: Budi Utomo
Para ketua terpilih selanjutnya akan melakukan penyusunan struktur kepengurusan di masing-masing daerah sebagai tindak lanjut hasil Temu Karya Daerah Karang Taruna Kalimantan Barat.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru tersebut, Karang Taruna Kalbar diharapkan semakin aktif menjadi wadah pemberdayaan pemuda, penggerak kegiatan sosial, serta mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. [SK]
.jpeg)