Hal tersebut disampaikan Erlina saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 yang berlangsung di Sandeq Ballroom, Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/7/2026).
Erlina hadir bersama Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Donata Krisantus, serta seluruh Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. Peringatan HKG PKK tahun ini mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”.
Tema tersebut menegaskan peran PKK sebagai gerakan masyarakat yang berfokus pada pembangunan keluarga, peningkatan kesejahteraan, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah dalam menjalankan berbagai program strategis.
Kegiatan nasional tersebut turut dihadiri Pelindung TP PKK, Selvi Gibran Rakabuming Raka, yang memberikan motivasi kepada seluruh kader PKK dari berbagai daerah untuk terus meningkatkan kontribusi dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Erlina menyampaikan ucapan selamat Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 kepada seluruh kader PKK di Indonesia. Ia menilai 10 Program Pokok PKK merupakan fondasi utama yang menjadi penggerak berbagai kegiatan pemberdayaan keluarga hingga tingkat desa.
“Atas nama TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan selamat Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54. Tema tahun ini mengingatkan kita bahwa 10 Program Pokok PKK merupakan napas dari setiap gerakan PKK di tengah masyarakat,” ujar Erlina.
Ia mengatakan, kehadiran TP PKK Kalimantan Barat dalam agenda nasional tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, Dekranasda, serta seluruh mitra dalam memastikan program PKK berjalan efektif hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.
“Kehadiran Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka sebagai Pelindung TP PKK menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan PKK sebagai garda terdepan dalam mewujudkan keluarga yang sehat, cerdas, berkarakter, dan sejahtera,” tambahnya.
Menurut Erlina, momentum HKG PKK tingkat nasional juga menjadi ruang strategis untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta mempelajari berbagai inovasi dari daerah lain yang dapat diterapkan dalam pengembangan program PKK di Kalimantan Barat.
Ia memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Kalimantan Barat yang telah berkontribusi dalam mendukung program pembangunan keluarga, termasuk upaya percepatan penurunan stunting.
Erlina menyebut keberhasilan penurunan angka stunting di Kalimantan Barat merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, termasuk peran aktif kader PKK yang terus melakukan edukasi, pendampingan, serta penguatan kesadaran keluarga terkait pola hidup sehat.
“Alhamdulillah, angka stunting di Kalimantan Barat terus menunjukkan penurunan. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, termasuk kader-kader PKK di lapangan yang secara konsisten melakukan edukasi dan pendampingan kepada keluarga,” katanya.
Ia menegaskan, upaya tersebut harus terus diperkuat agar penanganan stunting semakin optimal, sekaligus diikuti dengan peningkatan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga dan masyarakat.
Selain bidang kesehatan, Erlina menyampaikan bahwa PKK memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan, hingga peningkatan ekonomi masyarakat.
Karena itu, berbagai pengalaman dan inovasi yang diperoleh dalam rangkaian HKG PKK ke-54 akan menjadi bahan evaluasi dan referensi bagi TP PKK Kalimantan Barat dalam menyusun program kerja yang lebih adaptif, inovatif, dan tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Donata Krisantus, menegaskan komitmen untuk terus memperkuat pemberdayaan perempuan dan keluarga melalui sinergi bersama Dekranasda serta berbagai program pengembangan ekonomi kreatif.
“Kami berkomitmen mendampingi perempuan, keluarga, dan kader PKK di 14 kabupaten/kota agar setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. PKK harus mampu hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan keluarga, mulai dari peningkatan kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi,” ujar Donata.
Melalui momentum HKG PKK ke-54, TP PKK Provinsi Kalimantan Barat kembali meneguhkan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas keluarga, mempercepat penurunan stunting, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, gerakan PKK diharapkan semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan dalam mewujudkan keluarga sejahtera serta mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045. [SK]
