Sintang (Suara Sintang) – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat kembali menghadirkan bukti nyata komitmen pemerataan energi melalui program elektrifikasi di wilayah pelosok.
PLN resmi menghadirkan layanan listrik 24 jam penuh bagi masyarakat di enam desa di Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Sebanyak 1.003 pelanggan kini dapat menikmati akses listrik yang lebih andal untuk mendukung aktivitas sehari-hari, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.
Penyalaan listrik secara simbolis dilaksanakan pada Selasa (28/7/2026) di Aula Kecamatan Ketungau Tengah. Momen tersebut menjadi sejarah baru bagi masyarakat setempat yang selama ini menantikan kehadiran pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan.
Camat Ketungau Tengah, Sanudin, S.Sos, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terealisasinya harapan masyarakat untuk menikmati listrik selama 24 jam.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kecamatan Ketungau Tengah, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. Kehadiran listrik 24 jam merupakan impian yang telah lama dinantikan. Kini masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman, anak-anak dapat belajar pada malam hari, dan berbagai kegiatan ekonomi dapat berkembang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan listrik tidak hanya memberikan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Anggota DPR RI Komisi XII, Gulam Muhammad Sharon, turut mengapresiasi langkah PLN dalam memperluas akses energi hingga wilayah perdesaan. Ia berharap hadirnya listrik 24 jam dapat menjadi penggerak utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Listrik merupakan fondasi pembangunan. Dengan hadirnya layanan listrik 24 jam, kami berharap aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat, peluang usaha semakin terbuka, dan kesejahteraan masyarakat di desa terus tumbuh,” katanya.
Ia menilai energi listrik memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses infrastruktur dasar.
Manajer PLN UP3 Sanggau, Hendy Gita Wedhatama, menegaskan bahwa PLN terus menjalankan amanah untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Listrik saat ini telah menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Hendy.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah terpencil merupakan bagian dari upaya PLN mendukung pemerataan pembangunan nasional, sehingga masyarakat di berbagai daerah dapat memperoleh manfaat energi yang sama.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menyampaikan bahwa penyalaan listrik 24 jam di enam desa Ketungau Tengah menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan energi yang berkeadilan.
“PLN terus berkomitmen menghadirkan listrik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat sesuai penugasan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Langkah ini juga menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi hingga ke pelosok negeri,” tutur Maria.
Dengan hadirnya listrik 24 jam, PLN berharap masyarakat di enam desa tersebut dapat merasakan manfaat yang lebih luas, mulai dari meningkatnya kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, produktivitas usaha, hingga munculnya pusat-pusat ekonomi baru.
Kehadiran listrik yang lebih stabil juga diharapkan mampu mempercepat pembangunan di Kecamatan Ketungau Tengah serta memberikan dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Sintang dan Kalimantan Barat secara keseluruhan.
Melalui program elektrifikasi ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan energi bagi seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di kawasan perkotaan, tetapi juga hingga wilayah terpencil sebagai bagian dari mewujudkan Indonesia yang semakin terang dan maju. [SK]
