|

Resah Peredaran Narkoba, Warga Kayong Utara Gerebek Rumah Diduga Lokasi Penyalahgunaan Sabu

Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara. SUARASINTANG/SK
Kayong Utara (Suara Sintang) – Keresahan masyarakat terhadap dugaan maraknya peredaran narkoba di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, memicu aksi penggerebekan yang dilakukan puluhan warga terhadap sebuah rumah di Desa Riam Berasap Jaya.

Rumah yang berada di kawasan Pal 8 tersebut diduga menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika. Aksi warga dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap ancaman peredaran narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan di wilayah tersebut.

Anggota DPRD Kabupaten Kayong Utara, Kamiriluddin, membenarkan adanya aksi penggerebekan yang dilakukan masyarakat.

“Benar, belum lama ini puluhan masyarakat Desa Riam Berasap Jaya menggerebek sebuah hunian, tepatnya sebuah rumah di kawasan Pal 8,” ujar Kamiriluddin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, tindakan warga tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba. Sebelumnya, masyarakat telah menyampaikan berbagai keluhan terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba melalui pemerintah desa kepada aparat penegak hukum.

Namun, karena keresahan warga semakin meningkat, masyarakat bersama Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) akhirnya mengambil langkah langsung dengan mendatangi rumah yang dicurigai.

Dalam aksi tersebut, warga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Barang-barang tersebut kemudian diamankan sebelum diserahkan kepada aparat penegak hukum untuk proses lebih lanjut.

“Barang bukti tersebut telah disita aparat hukum. Sebelumnya diamankan oleh Kepala Desa setelah ditemukan di salah satu hunian di Pal 8 saat dilakukan penyergapan,” jelas Kamiriluddin.

Adapun barang yang ditemukan di lokasi berupa sejumlah plastik klip bening yang diduga bekas pembungkus narkotika jenis sabu, beberapa bungkus plastik yang diduga sisa narkoba, serta sejumlah alat hisap atau bong.

Kamiriluddin yang juga merupakan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Kayong Utara mengungkapkan bahwa persoalan dugaan peredaran narkoba menjadi perhatian masyarakat tidak hanya di Desa Riam Berasap Jaya, tetapi juga warga Desa Simpang Tiga.

Ia menyebut, masalah tersebut telah beberapa kali dibahas bersama tokoh masyarakat melalui berbagai forum musyawarah untuk mencari langkah pencegahan dan solusi agar peredaran narkoba tidak semakin meluas.

“Dari hasil musyawarah di setiap kesempatan, kami khawatir rusaknya generasi muda, termasuk para pelajar, jika narkoba ini semakin bebas beredar,” katanya.

Kamiriluddin yang juga menjabat sebagai Ketua Masjid Al Ihsan Desa Simpang Tiga mengungkapkan, berdasarkan laporan masyarakat yang diterimanya, narkoba diduga diperjualbelikan dengan harga yang relatif murah, yakni sekitar Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per paket.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi ancaman serius karena dapat membuka peluang bagi kalangan remaja dan pelajar untuk mencoba mengonsumsi narkoba.

“Semua yang kecanduan narkoba berawal dari rasa penasaran dan coba-coba. Setelah merasa nyaman, mereka akan terus menggunakannya hingga akhirnya ketergantungan. Ketika sudah kecanduan, sangat sulit melepaskan diri. Masa depan generasi muda kita bisa hancur. Karena itu, peredaran narkoba harus kita lawan bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum terkait berbagai laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Sukadana.

Kamiriluddin berharap aparat dapat meningkatkan pengawasan dan melakukan penindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat, sehingga peredaran narkoba tidak semakin mengancam masyarakat, khususnya generasi muda Kabupaten Kayong Utara.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hasil penyelidikan, status barang bukti, maupun kemungkinan adanya pihak yang diamankan dalam kasus tersebut.

Masyarakat masih menunggu tindak lanjut aparat penegak hukum terkait dugaan penyalahgunaan narkotika yang menjadi perhatian warga Desa Riam Berasap Jaya tersebut. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play
Play