![]() |
| Kepala Bulog Singkawang, Noldi Ramayadi bersama Petugas Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Singkawang belum lama ini. SUARASINTANG/SK |
Stok yang tersedia saat ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga empat bulan ke depan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan maupun potensi gangguan pasokan di pasaran.
Kepala Bulog Singkawang Noldi Ramayadi mengatakan, jumlah stok beras yang tersimpan di Gudang Bulog Kelurahan Melayu, Kota Singkawang, serta Gudang Prapakan, Kabupaten Sambas, mencapai 3.944 ton.
Selain stok yang tersedia, Bulog juga terus melakukan penyerapan gabah dari petani lokal sebagai langkah menjaga ketahanan pangan daerah.
“Penyerapan gabah dari petani di wilayah Singbebas juga sudah mencapai 6.200 ton. Insyaallah ketahanan stok di Singbebas tetap aman dan terkendali, karena Bulog terus menyerap gabah,” ujar Noldi.
Menurutnya, penyerapan hasil panen petani tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan stok, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap petani lokal agar hasil produksi mereka dapat terserap dengan baik.
Dalam upaya menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen, Bulog Singkawang terus bersinergi dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Singkawang.
Kerja sama tersebut dilakukan melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara rutin dan terjadwal di sejumlah pasar tradisional.
Program tersebut diharapkan mampu menjaga harga beras tetap terjangkau sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang stabil.
Kepastian ketersediaan pasokan juga dirasakan langsung oleh para pedagang di Pasar Beringin, Singkawang.
Salah seorang pedagang, Alex, mengatakan pasokan beras SPHP dan Minyakita selama ini berjalan lancar. Distribusi yang rutin setiap minggu membuat pedagang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan tanpa kendala.
“Pasokan beras SPHP dan Minyakita selalu datang setiap minggu. Ini sangat membantu masyarakat karena harganya juga lebih terjangkau,” ujarnya.
Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Apin, yang memastikan ketersediaan beras SPHP dan Minyakita di pasar hingga saat ini masih terpenuhi dan tidak pernah mengalami kekosongan.
Dengan kondisi stok yang cukup dan distribusi yang terus berjalan, Bulog Singkawang memastikan masyarakat di wilayah Singbebas tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan pangan utama.
Bulog juga berkomitmen terus melakukan pemantauan stok, menjaga kelancaran distribusi, serta memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dan para pelaku pasar agar stabilitas pangan tetap terjaga.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar dan pasokan yang berkelanjutan. [SK]
.jpeg)