![]() |
| Api kembali menyala di lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan di Desa Subah, Dusun Terentang, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Rabu (30/07/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. SUARASINTANG/SK |
Titik api tersebut merupakan lokasi yang sama dengan kebakaran sebelumnya yang menghanguskan lahan sekitar 3 hektare pada Selasa malam. Padahal, pada pagi harinya tim gabungan telah melakukan kegiatan MOP UP atau pembasahan untuk memastikan seluruh bara api benar-benar padam.
Kepala UPT KPH Sanggau Barat, Marcelinus Rudy, membenarkan bahwa api kembali muncul di lokasi tersebut.
“Padahal tim kami dari KPH dan Manggala Agni sejak pagi sudah berada di sana untuk memastikan bara api benar-benar padam,” ujar Rudy.
Ia menjelaskan, saat ini tim gabungan dari Brigade Karhutla UPT KPH Sanggau Barat bersama Manggala Agni DAOPS Sintang Pos Jaga Sanggau masih melakukan upaya pemadaman di lokasi.
Namun, proses pemadaman menghadapi kendala karena keterbatasan sumber air di sekitar titik kebakaran.
“Tantangannya air sulit di lokasi, jaraknya cukup jauh untuk mengambil air,” ungkapnya.
Rudy menyampaikan, munculnya kembali api di lokasi yang sama menimbulkan dugaan adanya faktor lain selain sisa bara api yang belum padam.
“Kami memperkirakan kemungkinan ada oknum-oknum yang sengaja membakar di lokasi tersebut,” katanya.
Untuk memastikan penyebab kebakaran, pihak UPT KPH Sanggau Barat telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Polisi sudah memasang garis polisi (police line) di tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran,” jelas Rudy.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama saat kondisi cuaca kering dan rawan terjadi Karhutla.
Pihak KPH Sanggau Barat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan hutan dan lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi menyebabkan kebakaran. [SK]
