|

Festival Lestari 2026 Diundur ke November, Kabut Asap Jadi Salah Satu Pertimbangan

 

Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Boby Oktavianus. SUARASINTANG/SK
Sintang (Suara Sintang) – Pelaksanaan Festival Lestari 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 10–13 September 2026 di Kabupaten Sintang, Sanggau, dan Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, resmi diundur.

Festival yang diprakarsai Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) tersebut dijadwalkan kembali digelar pada 4–7 November 2026.

Perubahan jadwal itu dilakukan setelah mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari kondisi cuaca, kualitas udara akibat kabut asap, hingga kesiapan mobilitas peserta dan tamu undangan yang akan datang dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Kepastian penundaan tersebut disampaikan Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Boby Oktavianus, saat menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pameran Pembangunan, Ekonomi Kreatif, Kelam Tourism Festival dan Panggung Hiburan Rakyat Tahun 2026, Kamis (27/8/2026), di Ruang Rapat Asisten Setda Sintang.

Boby mengatakan, keputusan untuk mengundur Festival Lestari telah melalui berbagai pertimbangan. Ketua Umum LTKL periode 2025–2028, Mohamad Rizal Intjenae yang juga Bupati Sigi, Sulawesi Tengah, akhirnya mengambil keputusan tersebut meskipun penundaan berdampak terhadap persiapan yang sebelumnya telah dilakukan.

“Mohamad Rizal Intjenae selaku Ketua Umum LTKL periode 2025–2028, setelah mempertimbangkan berbagai hal, akhirnya dengan berat hati mengundur kegiatan Festival Lestari menjadi tanggal 4 sampai 7 November 2026,” jelas Boby.

Menurutnya, kondisi kabut asap menjadi salah satu pertimbangan penting lantaran festival akan melibatkan peserta, mitra dan tamu undangan dari berbagai daerah, termasuk sejumlah mitra dari luar negeri.

Kualitas udara dan kondisi cuaca yang kurang mendukung dikhawatirkan turut mengganggu kelancaran mobilitas peserta, khususnya transportasi udara menuju Kalimantan Barat.

Boby mengungkapkan, sejumlah mitra internasional bahkan telah memesan tiket untuk menghadiri Festival Lestari di Sintang. Namun, kondisi penerbangan yang berpotensi terkendala membuat mereka harus menjadwalkan ulang perjalanan.

“Pembatalan ini juga sebenarnya suasananya tidak enak di LTKL karena mitra dari luar negeri yang akan datang ke Sintang itu banyak yang sudah memesan tiket. Tetapi setelah dikonfirmasi, kemungkinan besar pesawat-pesawat itu akan sulit landing di Pontianak, apalagi di Sintang. Itu yang menjadi pertimbangan, sehingga para mitra akhirnya juga me-reschedule jadwal mereka,” terang Boby.

Ia menegaskan, keberadaan mitra internasional menjadi salah satu bagian penting dalam Festival Lestari. Karena itu, penyelenggara memilih untuk tidak memaksakan pelaksanaan kegiatan di tengah kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran perjalanan peserta.

“Sebenarnya yang datang ke Sintang itu kemungkinan besar banyak dari mitra luar negeri,” bebernya.

Boby menegaskan bahwa perubahan jadwal tersebut bukan berarti Festival Lestari 2026 dibatalkan.

Menurutnya, penundaan justru memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah dan LTKL untuk mematangkan kembali seluruh persiapan agar festival dapat berlangsung secara optimal.

Tambahan waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi, menyiapkan lokasi, mematangkan agenda kegiatan, serta memastikan keterlibatan masyarakat, pelaku ekonomi kreatif dan sektor pariwisata.

Festival Lestari diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperkuat kolaborasi antardaerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Bagi Kabupaten Sintang, agenda tersebut juga menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan kekayaan alam, budaya, pariwisata serta produk ekonomi kreatif kepada peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara.

“Jadi kita bukan membatalkan, tetapi mengundur. Kita berharap pada November nanti kondisi sudah lebih baik sehingga tamu-tamu dari luar daerah dan luar negeri dapat datang dan seluruh rangkaian Festival Lestari bisa terlaksana dengan maksimal,” pungkas Boby. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play
Play