![]() |
| Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, tiba di Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kamis sore (30/7/2026). SUARASINTANG/SK |
Gubernur tiba di Kecamatan Teluk Batang, Kamis sore (30/7/2026), didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat sekaligus Bupati Mempawah, Erlina Ria Norsan. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Bupati Kayong Utara Romi Wijaya melalui prosesi pengalungan syal serta penyampaian pantun khas Melayu sebagai simbol penghormatan terhadap budaya masyarakat pesisir Kayong Utara.
Program Gema Membangun Desa tahun ini dipusatkan di Desa Teluk Batang yang telah berstatus sebagai Desa Mandiri. Pemilihan lokasi tersebut diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kalimantan Barat dalam mengembangkan pembangunan berbasis potensi lokal, tata kelola pemerintahan yang baik, serta keterlibatan aktif masyarakat.
Gubernur Ria Norsan mengatakan, Gema Membangun Desa merupakan program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang bertujuan menghadirkan pemerintah secara langsung di tengah masyarakat.
Menurutnya, program tersebut bukan hanya membawa pelayanan pemerintahan dan pembangunan, tetapi juga menjadi ruang dialog untuk mendengarkan berbagai aspirasi, persoalan, serta kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Melalui Gema Membangun Desa, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Semua aspirasi, usulan, maupun persoalan yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan program pembangunan yang diupayakan masuk dalam APBD Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2027,” ujar Ria Norsan.
Ia menegaskan, pembangunan akan lebih tepat sasaran apabila pemerintah memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat secara langsung di lapangan.
“Dari masyarakat, untuk masyarakat. Apa yang menjadi keluhan masyarakat Teluk Batang ini, sampaikan kepada kami Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Insyaallah akan kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Ria Norsan menambahkan, Gema Membangun Desa menjadi salah satu upaya memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, merata, serta berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat juga memiliki kesempatan menyampaikan berbagai usulan pembangunan yang berkaitan dengan peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan potensi desa.
Usai menjalani rangkaian kegiatan di Teluk Batang, Gubernur Kalimantan Barat bersama rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Sukadana untuk membuka secara resmi MTQ ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Menurut Ria Norsan, pelaksanaan MTQ bukan hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkokoh persatuan, serta meningkatkan semangat kebersamaan masyarakat Kalimantan Barat.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Teluk Batang dan Kabupaten Kayong Utara untuk bersama-sama menyukseskan dan memeriahkan rangkaian kegiatan MTQ ke-34 serta Program Gema Membangun Desa. Semoga kedua kegiatan ini membawa manfaat, mempererat kebersamaan, dan menjadi penggerak kemajuan daerah,” pungkasnya.
Kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Barat di Kayong Utara diharapkan semakin memperkuat komitmen pemerintah dalam menghadirkan pembangunan hingga ke tingkat desa, sekaligus memastikan setiap kebijakan yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. [SK]
