![]() |
| Kirab Bendera Merah Putih Jagoi Babang : Bendera Merah Putih Simbol Kedaulatan, Harga Diri Bangsa dan Perekat Persatuan NKRI. SUARASINTANG/SK |
Tak hanya bendera berukuran raksasa, sebanyak 3.000 Bendera Merah Putih juga dipasang di sepanjang jalan protokol Jagoi Babang. Pemandangan merah putih tersebut menjadi simbol kuat semangat kebangsaan masyarakat di wilayah perbatasan.
Kegiatan ini diinisiasi Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dan dilaksanakan bersama Panitia HUT RI Kecamatan Jagoi Babang dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan, aparat keamanan, instansi vertikal, organisasi masyarakat, tokoh adat dan agama hingga para pelajar.
Rangkaian kegiatan diawali apel bersama yang dipimpin Camat Jagoi Babang Saidin, S.Pt. Sementara Komandan Apel dipercayakan kepada Danki SSK II Jagoi Babang Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani, Kapten Arm Bryan Wira Triatmaja, S.Tr. (Han).
Apel diikuti ratusan peserta yang terdiri dari Forkopimcam, personel TNI-Polri, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, organisasi masyarakat Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), Forum Komunikasi Masyarakat Perbatasan Indonesia-Malaysia Jagoi Babang serta para pelajar.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan Tarian Dayak. Suasana semakin semarak ketika seluruh peserta kemudian mengikuti kirab Bendera Merah Putih menyusuri sejumlah ruas jalan di kawasan perbatasan.
Kirab turut diiringi penampilan tim drumband SMA Negeri 1 Seluas yang membawakan lagu-lagu nasional sepanjang rute. Rombongan bergerak dari Kantor Desa Jagoi, melintasi kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang sebagai simbol kedaulatan negara, kemudian kembali menuju Lapangan Helipad Tugu Garuda.
Puncak kegiatan berlangsung di Lapangan Helipad Tugu Garuda. Bendera Merah Putih berukuran 8×17 meter dibentangkan dan dikibarkan pada dinding tebing tinggi di kawasan tersebut.
Pengibaran bendera raksasa itu mendapat sambutan meriah dari peserta. Tepuk tangan dan penghormatan diberikan ketika Merah Putih berkibar, menjadi gambaran kuatnya rasa cinta Tanah Air masyarakat di wilayah perbatasan.
Camat Jagoi Babang Saidin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Ia menilai kolaborasi lintas instansi dan elemen masyarakat menjadi kekuatan dalam menjaga semangat nasionalisme di kawasan perbatasan.
“Kami sangat bangga atas inisiasi dari BAIS TNI, kerja keras Panitia HUT, serta dukungan penuh dari Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani. Ditambah kolaborasi erat dari BNPP, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, TBBR, para siswa serta kemeriahan drumband SMA Negeri 1 Seluas,” ujarnya.
Menurut Saidin, pengibaran bendera raksasa di tebing Tugu Garuda mengandung pesan bahwa nasionalisme masyarakat perbatasan tetap kuat dan tidak tergoyahkan.
Sementara itu, Danki SSK II Jagoi Babang Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Kapten Arm Bryan Wira Triatmaja menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Hari ini, Jagoi Babang menjadi saksi betapa kuatnya rasa cinta Tanah Air di beranda depan NKRI. Kirab bendera raksasa 8×17 meter dan pemasangan 3.000 bendera ini bukan sekadar simbol, tetapi penegasan bahwa kedaulatan bangsa di perbatasan adalah harga mati,” katanya.
Bryan mengatakan Satgas Pamtas merasa bangga dapat mengawal momentum tersebut bersama masyarakat Jagoi Babang.
“Secara khusus, kami mengucapkan terima kasih kepada BAIS TNI yang telah menginisiasi kegiatan ini serta Panitia HUT yang telah menyelenggarakannya. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih atas keterlibatan Pemda Bengkayang, TNI-Polri, BNPP, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, Forkopimcam, para pelajar, tokoh adat dan agama, serta seluruh masyarakat perbatasan,” ujarnya.
Ia menegaskan, menjaga wilayah perbatasan bukan hanya tugas aparat. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat persatuan dan menjaga kedaulatan negara.
“Semangat Merah Putih dari Jagoi Babang ini kami persembahkan untuk Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, pemasangan 3.000 Bendera Merah Putih membuat jalan protokol Jagoi Babang dipenuhi warna merah dan putih menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Seluruh rangkaian kegiatan yang melibatkan BAIS TNI, Satgas Pamtas, pemerintah daerah, instansi vertikal perbatasan, TNI-Polri, organisasi masyarakat, tokoh adat dan agama, pelajar serta masyarakat berlangsung aman dan tertib.
Momentum tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa semangat kebangsaan tetap menyala di wilayah terdepan Indonesia. Dari Jagoi Babang, Merah Putih berkibar sebagai simbol persatuan, kecintaan terhadap Tanah Air dan komitmen bersama menjaga kedaulatan NKRI. [SK]
