Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Wahana Visi dari Canada dan Jakarta, Program Director Wahana Visi Indonesia Eben Ezer Sembiring, Project Manager WVI Area Sintang dan Melawi Margareta Siregar, para kepala desa dari wilayah binaan WVI, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Sintang, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Wahana Visi Indonesia atas kemitraan panjang yang telah terjalin bersama Pemerintah Kabupaten Sintang sejak tahun 1992.
Menurutnya, selama menjalankan program di Kabupaten Sintang, WVI telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak, melalui berbagai program di bidang kesehatan, gizi, sanitasi, penyediaan air bersih, perlindungan anak, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.
"Selama kurang lebih 12 tahun melaksanakan program di Kabupaten Sintang, Wahana Visi Indonesia telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Mereka membantu anak-anak dalam bidang kesehatan, gizi, sanitasi, air bersih, perlindungan anak, pendidikan, hingga edukasi kepada masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada WVI. Program-program yang telah dijalankan sangat membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Kartiyus.
Kartiyus menambahkan bahwa salah satu kontribusi penting WVI adalah mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kepemilikan identitas hukum bagi anak melalui penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) dan akta kelahiran.
Menurutnya, berbagai pendampingan yang dilakukan WVI juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas sanitasi dan akses air bersih di Kabupaten Sintang.
"WVI mendorong kami untuk menerbitkan KIA dan akta kelahiran bagi anak-anak. Semangat itu terus kami lanjutkan. Saat ini cakupan sanitasi di Kabupaten Sintang telah mencapai sekitar 70 persen, sedangkan masyarakat yang telah memperoleh akses air bersih mencapai sekitar 65 persen. Salah satu faktor yang turut mendukung capaian tersebut adalah kontribusi WVI. Kami juga banyak belajar dari pendekatan dan pola kerja WVI dalam melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat," jelas Kartiyus.
Sekda mengaku Pemerintah Kabupaten Sintang sebenarnya masih berharap Wahana Visi Indonesia dapat terus melanjutkan pengabdiannya di Kabupaten Sintang. Namun demikian, ia menghormati berakhirnya masa program organisasi tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meneruskan berbagai program yang telah dirintis.
"Terus terang kami masih berharap WVI tetap berkarya di Kabupaten Sintang karena dampak program-programnya sangat besar, berkualitas, dan terbukti berhasil. Saat ini memang ada sekitar 45 organisasi non-pemerintah, baik nasional maupun internasional, yang bekerja di Kabupaten Sintang. Namun yang secara khusus memberikan perhatian besar terhadap pemenuhan hak dan masa depan anak-anak adalah Wahana Visi Indonesia. Kami berkomitmen melanjutkan harapan dan cita-cita mulia yang telah dibangun WVI demi mewujudkan generasi anak-anak Sintang yang lebih sehat, terlindungi, dan berkualitas," tegas Kartiyus.
Perayaan penutupan program tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang kemitraan antara Wahana Visi Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Sintang, sekaligus meneguhkan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk terus melanjutkan upaya peningkatan kualitas hidup dan perlindungan anak di Kabupaten Sintang.
