![]() |
| Polsek dan Koramil Mempawah Hulu, Landak saat padamkam api Karhutla. SUARASINTANG/SK |
Kebakaran diketahui sekitar pukul 20.00 WIB. Mendapat informasi adanya titik api, Kapolsek Mempawah Hulu IPTU Freddy Surya Purnama langsung berkoordinasi dengan Camat Mempawah Hulu dan Danramil Mempawah Hulu untuk menentukan langkah penanganan.
Koordinasi tersebut dilanjutkan dengan pemberian cara bertindak (CB) kepada personel yang tergabung dalam piket siaga Karhutla. Tim Polsek Mempawah Hulu kemudian bergerak menuju lokasi bersama anggota Koramil Mempawah Hulu serta masyarakat setempat.
Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan pemadaman dan pengendalian api. Selain memadamkan titik api, petugas juga membuat sekat bakar untuk mengantisipasi kobaran merambat ke area lain.
Pemantauan dilakukan secara berkala di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat titik api baru maupun bara yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
Dalam penanganan tersebut, personel Polsek Mempawah Hulu yang terlibat yakni Bawas Piket Siaga Karhutla Aipda Rodiansyah, Bripka Anggi Setiawan dan Bripda Miser Sambara.
Sementara dari Koramil Mempawah Hulu, penanganan melibatkan Sertu Simon selaku Babinsa dan Serda Ariyanto sebagai piket siaga Karhutla. Mereka juga mendapat dukungan langsung dari masyarakat Dusun Dadayu, Desa Garu.
Kapolsek Mempawah Hulu IPTU Freddy Surya Purnama menegaskan, penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan sekaligus sinergi seluruh pihak. Menurutnya, informasi sekecil apa pun mengenai kemunculan api harus segera ditindaklanjuti agar kebakaran tidak berkembang dan meluas.
“Setiap informasi terkait Karhutla harus segera ditindaklanjuti. Sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan dan masyarakat sangat penting dalam mencegah api meluas serta menjaga lingkungan dari dampak kebakaran,” ujar IPTU Freddy.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dalam bentuk apa pun, terlebih di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
“Jangan menunggu api membesar. Segera laporkan apabila melihat adanya titik api sehingga dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya.
Penanganan di Dusun Dadayu menjadi gambaran pentingnya kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla. Respons cepat sejak api terdeteksi diharapkan mampu mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan maupun permukiman warga. [SK]
