|

Tim Gabungan Pastikan Bekas Karhutla di Tayan Hilir Sanggau Padam, Sisa Bara Api Masih Ditemukan

Petugas saat melakukan MOP UP di lokasi kebakaran. SUARASINTANG/SK
Sanggau (Suara Sintang) – Tim gabungan Brigade Karhutla UPT KPH Sanggau Barat bersama Manggala Agni DAOPS Sintang Pos Jaga Sanggau melakukan operasi MOP UP atau pembasahan di lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Subah, Dusun Terentang, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sisa bara api yang masih berpotensi memicu kebakaran ulang benar-benar padam, menyusul kebakaran yang sempat menjadi perhatian masyarakat setelah beredar luas di media sosial.

Kepala UPT KPH Sanggau Barat, Marcelinus Rudy, mengatakan tim gabungan masih menemukan sejumlah titik bara api di area bekas kebakaran saat melakukan pengecekan lapangan.

“Tim memastikan sisa-sisa bara api benar-benar padam agar tidak terjadi lagi Karhutla di lokasi tersebut,” ujar Marcelinus, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, kebakaran sebelumnya menghanguskan lahan seluas kurang lebih 3 hektare. Area yang terbakar berupa semak belukar dan hutan sekunder dengan karakteristik tanah mineral.

“Untuk penyebab kebakaran, saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait,” ungkapnya.

Menurut Marcelinus, proses pemadaman dan pendinginan dilakukan secara menyeluruh untuk mencegah munculnya kembali api dari dalam tanah maupun sisa material vegetasi yang terbakar.

Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca mulai memasuki periode rawan kebakaran.

“Kami dari KPH mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah maupun sisa-sisa vegetasi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap potensi munculnya api,” pesannya.

Marcelinus juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api, kepulan asap, maupun kejadian kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat sebelum meluas.

“Pencegahan merupakan cara terbaik untuk melindungi masyarakat, hutan, dan sumber daya alam Kalimantan Barat agar tetap hijau dan lestari,” pungkasnya.

Dengan kondisi musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya Karhutla, KPH Sanggau Barat mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dalam menjaga lingkungan serta mencegah kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Sanggau. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play
Play