Kesiapan tersebut ditunjukkan melalui Apel Gabungan Kesiapan Pengamanan Event Budaya Robo’-Robo’ 2026 yang digelar di halaman Mapolres Mempawah, Senin (10/8/2026) pagi.
Apel tersebut dihadiri tiga unsur pimpinan daerah, yakni Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto, Dandim 1201/Mempawah Letkol Czi Ali Isnaini, dan Sekda Mempawah Abdul Malik.
Ratusan personel dari berbagai instansi turut dilibatkan dalam pengamanan. Mereka berasal dari Polres Mempawah, Kodim 1201/Mempawah, Sathantai XII Kodaeral, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dinas Kesehatan PPKB, BPBD hingga Damkar Kabupaten Mempawah.
Sekda Mempawah Abdul Malik mengatakan, Robo’-Robo’ memiliki arti penting bagi masyarakat Mempawah. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, tetapi bagian dari kekayaan budaya yang harus terus diwariskan dan dilestarikan.
“Robo’-Robo’ ini bukan hanya kegiatan tahunan, tetapi merupakan bagian dari kekayaan budaya kita yang harus terus dijaga dan diwariskan. Karena itu kita harus siap melaksanakan event ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Abdul Malik menambahkan, Robo’-Robo’ juga telah mendapat perhatian pemerintah pusat karena masuk dalam kategori warisan budaya tak benda. Kondisi tersebut menjadi alasan penting bagi seluruh pihak untuk memastikan pelaksanaannya berjalan dengan baik.
Sementara itu, Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Robo’-Robo’ merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, pengamanan tidak dapat hanya mengandalkan satu institusi, melainkan membutuhkan sinergi seluruh unsur yang terlibat.
“Pengamanan kegiatan ini bukan hanya tanggung jawab Polri. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan seluruh unsur pendukung menjadi kekuatan penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat maupun para tamu yang hadir,” tegasnya.
Ia menyebut kehadiran personel gabungan di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan.
Kapolres juga meminta seluruh personel tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi turut mengedepankan pelayanan yang humanis. Hal itu dinilai penting mengingat Robo’-Robo’ diperkirakan menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah.
“Situasi aman harus dibangun bersamaan dengan pelayanan yang humanis agar masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan nyaman,” katanya.
Selain itu, AKBP Ade Chandra menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarpersonel selama pelaksanaan kegiatan. Setiap unsur diminta tidak bekerja secara sektoral, tetapi saling mendukung sejak persiapan hingga seluruh rangkaian Robo’-Robo’ selesai.
“Kita satu frekuensi, satu hati, dan bersama-sama bekerja demi suksesnya kegiatan,” ujarnya.
Apel gabungan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan pola pengamanan sekaligus memastikan kesiapan seluruh personel menghadapi pelaksanaan Robo’-Robo’ 2026.
Dengan sinergi lintas sektor yang telah dibangun, seluruh unsur pengamanan diharapkan mampu bergerak cepat, responsif, dan saling mendukung apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama TNI dan Polri pun berkomitmen menjaga agar Robo’-Robo’ 2026 tidak hanya berlangsung meriah sebagai agenda budaya, tetapi juga menjadi momentum yang aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat serta pengunjung. [SK]
