Keikutsertaan Polnep dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut membawa optimisme besar. Dengan kekuatan puluhan atlet yang akan bertanding di berbagai cabang olahraga dan seni, Polnep menargetkan peningkatan prestasi signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Seluruh atlet yang telah tiba di Medan dilaporkan dalam kondisi prima dan siap menjalani pertandingan. Salah satu andalan utama kontingen Polnep adalah pecatur putri berbakat, Tri Utami, mahasiswi Program Studi D4 Administrasi Negara yang kembali dipercaya memperkuat tim setelah sukses mengukir prestasi gemilang pada PORSENI XIV 2024 di Politeknik Negeri Malang.
Pada edisi sebelumnya, Tri berhasil menyumbangkan tiga medali emas untuk Polnep. Prestasi tersebut menjadikannya salah satu atlet unggulan yang diharapkan mampu kembali mengharumkan nama kampus di tingkat nasional.
Menghadapi PORSENI XV, Tri mengaku telah melakukan persiapan intensif selama tiga bulan terakhir. Ia menjalani latihan rutin setiap hari, memperdalam teori permainan, melakukan sparing dengan sesama pecatur, serta mengikuti sesi latihan privat bersama pelatih untuk mematangkan strategi pertandingan.
“Saya sudah persiapkan selama tiga bulan. Tiga bulan itu saya latihan setiap hari dan sparing-sparing dengan orang-orang pemain catur juga. Terus latihan dengan pelatih catur saya untuk private,” ungkap Tri.
Menurutnya, sebagian besar lawan yang akan dihadapi bukanlah sosok asing. Pengalaman bertemu sejumlah pesaing pada PORSENI sebelumnya memberikan gambaran mengenai karakter permainan lawan sehingga dapat menjadi bekal penting dalam menyusun strategi.
Selain pengalaman di ajang PORSENI, Tri juga memiliki rekam jejak yang mentereng di berbagai kompetisi nasional. Ia pernah tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur.
Jam terbang yang tinggi tersebut turut membentuk mental bertanding yang kuat. Berbagai prestasi pun telah berhasil diraih, mulai dari tiga medali emas pada PORSENI XIV 2024, tiga medali emas dan satu perak di Porprov, hingga raihan medali perak dan perunggu pada sejumlah Kejurnas Catur.
Di PORSENI XV Medan, Tri akan turun pada nomor catur cepat dan catur kilat. Dengan penuh keyakinan, ia menargetkan dua medali emas sebagai kontribusi terbaik bagi Polnep.
“Saya ikut kategori catur cepat dan kategori catur kilat, dengan target Insya Allah dua emas,” ujarnya optimistis.
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Pontianak, Dr. H. Widodo PS, menegaskan bahwa pihaknya menargetkan perolehan sedikitnya 24 medali emas pada PORSENI XV 2026. Target tersebut diharapkan mampu membawa Polnep menembus lima besar nasional.
Menurut Widodo, target itu didasarkan pada persiapan matang yang telah dilakukan para atlet dan pelatih selama beberapa bulan terakhir. Polnep sebelumnya menyiapkan 60 atlet dan 20 ofisial untuk mengikuti ajang tersebut.
“Insya Allah ada 60 atlet dengan 20 ofisial. Mungkin nanti ada yang batal sehingga menjadi 59 atlet dan 19 ofisial, tetapi pada dasarnya kita menyiapkan 60 atlet dan 20 ofisial,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Polnep mengikuti hampir seluruh nomor pertandingan yang diperlombakan. Dengan komposisi atlet yang dimiliki, pihak kampus optimistis mampu meningkatkan capaian dibandingkan PORSENI XIV 2024 ketika berhasil meraih 10 medali emas dan masuk jajaran 10 besar nasional.
“Target kita tahun ini, Insya Allah bisa masuk lima besar nasional. Itu menjadi motivasi bagi seluruh atlet dan ofisial,” katanya.
Meski demikian, Widodo mengakui persaingan pada PORSENI XV akan berlangsung ketat. Sejumlah politeknik besar dari berbagai daerah, termasuk tuan rumah Politeknik Negeri Medan dan Politeknik Negeri Malang, diprediksi menjadi pesaing kuat dalam perebutan medali.
Namun di balik target prestasi, Widodo menilai PORSENI memiliki makna yang lebih luas sebagai wadah mempererat persaudaraan antarmahasiswa politeknik dari seluruh Indonesia. Melalui ajang ini, para peserta dapat saling mengenal, berbagi pengalaman, dan membangun jejaring yang bermanfaat untuk masa depan.
“Kami menyadari persaingan akan berat. Namun kami ingin ikut menyemarakkan PORSENI sekaligus memperkenalkan Politeknik Negeri Pontianak di tingkat nasional. Yang tidak kalah penting adalah mempertemukan mahasiswa dari berbagai daerah. Mereka bisa saling mengenal, bertukar pengalaman, dan membangun jejaring di tingkat nasional melalui ajang ini,” pungkasnya.
Dengan semangat tinggi dan persiapan yang matang, kontingen Polnep kini siap berjuang di Medan. Harapan besar pun tertuju pada para atlet untuk membawa pulang prestasi sekaligus mengharumkan nama Kalimantan Barat di panggung nasional. [SK]
