Hal tersebut ditegaskan oleh Helmi Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Keuangan yang mewakili dan membacakan sambutan Bupati Sintang menghadiri Pembukaan Sekolah Lapang Gemba Bumi Kabupaten Sintang Tahun 2026.
“gempa bumi mungkin tidak bisa kita hentikan, tetapi korban dan dampaknya bisa kita kurangi. kita tidak memiliki kemampuan untuk memerintahkan bumi agar tidak bergerak. kita juga tidak bisa mengetahui dengan pasti kapan sebuah gempa akan terjadi. tetapi kita mempunyai sesuatu yang sangat penting, yaitu pengetahuan, kesiapsiagaan dan kecepatan bertindak” terang Helmi.
“karena itu, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Sekolah Lapang Gempa Bumi Kabupaten Sintang tahun 2026 ini. Kegiatan ini bukan sekadar kegiatan pelatihan. Ini adalah sekolah untuk menyelamatkan kehidupan. Sekolah lapang gempa bumi menjadi sangat penting karena bencana tidak pernah memilih siapa yang akan menjadi korbannya. gempa tidak mengenal jabatan, usia, pekerjaan maupun status sosial” tambah Helmi.
“ketika gempa terjadi, yang kita perlukan bukan kepanikan. yang kita perlukan adalah pemahaman. ketika informasi gempa diterima, kita tidak boleh salah membaca informasi. yang kita perlukan adalah ketepatan. dan ketika guncangan terjadi, kita tidak boleh terlambat mengambil tindakan. yang kita perlukan adalah aksi cepat. inilah makna penting dari kegiatan ini” beber Helmi.
“Kabupaten Sintang memiliki wilayah yang luas, masyarakat yang tersebar di berbagai kecamatan, serta memiliki karakteristik geografis dan sosial yang beragam. karena itu, membangun kesiapsiagaan bencana tidak boleh hanya menjadi tugas pemerintah atau BPBD saja. kesiapsiagaan bencana harus menjadi budaya bersama” tegas Helmi.
“BPBD harus memahami informasi kebencanaan dan mampu mengkoordinasikan penanganan. TNI dan Polri harus siap bergerak cepat ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Sekolah harus menjadi tempat yang aman sekaligus pusat edukasi kebencanaan bagi anak-anak. masyarakat harus mengetahui apa yang harus dilakukan sebelum, saat dan setelah gempa. institusi pemerintah harus mampu mengambil keputusan berdasarkan informasi yang benar. Dan media massa mempunyai peran yang sangat strategis untuk menyampaikan informasi kebencanaan secara cepat, akurat dan tidak menimbulkan kepanikan” terang Helmi.
