Jembatan yang berada di jalur jalan nasional tersebut mulai ditutup oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) pada Kamis (3/9/2026). Penutupan diperkirakan berlangsung hingga Desember 2026 selama proses perbaikan jembatan.
Jembatan Benteng selama ini menjadi salah satu akses utama kendaraan dari arah Pontianak menuju Singkawang maupun sebaliknya. Setiap hari, jalur tersebut dilintasi ribuan kendaraan sehingga penutupan jembatan berpotensi memengaruhi kelancaran arus lalu lintas di wilayah Mempawah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Abdul Malik, mengatakan pemerintah daerah bersama aparat kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi dampak penutupan tersebut.
“Karena adanya perbaikan jembatan di Benteng, maka pada Kamis 3 September hingga Desember mendatang, kita melakukan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas,” kata Abdul Malik saat memimpin sosialisasi di Taman Aulia Pasar Mempawah.
Dalam skema pengalihan, kendaraan dari arah Pontianak menuju Singkawang maupun sebaliknya yang melintasi wilayah Mempawah akan diarahkan melalui Jalan Gusti M. Taufik atau jalur Pasar Mempawah.
Perubahan arus tersebut membuat kawasan Pasar Mempawah menjadi salah satu jalur penting selama Jembatan Benteng menjalani perbaikan. Karena itu, pemerintah mengingatkan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalur pengalihan.
“Pengalihan ini bertujuan untuk memberikan ruang yang aman bagi pengguna jalan dan para pekerja perbaikan jembatan. Kami berharap masyarakat dapat memahami situasi ini dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.
Untuk memastikan masyarakat memahami perubahan arus lalu lintas, petugas gabungan akan ditempatkan di sejumlah titik selama sepekan. Petugas bertugas memberikan sosialisasi sekaligus membantu mengarahkan kendaraan yang melintas.
Dishub LH Mempawah bersama Satlantas Polres Mempawah, Satpol PP serta pihak pelaksana pekerjaan juga telah memasang rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk arah di sejumlah titik pada jalur pengalihan.
Pengguna jalan diminta tidak hanya memperhatikan rambu, tetapi juga mengikuti arahan petugas, terutama ketika melintasi kawasan pasar yang memiliki aktivitas masyarakat cukup padat.
Di sisi lain, pengalihan arus kendaraan turut menjadi perhatian pemerintah karena jalur tersebut bersinggungan langsung dengan aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Mempawah.
Sekda Mempawah Abdul Malik meminta para pedagang dan pelaku UMKM yang berjualan di kawasan tersebut ikut menjaga kelancaran lalu lintas dengan menata lapak masing-masing.
“Kami mengimbau pelaku UMKM yang memiliki lapak di Pasar Mempawah agar mengatur lapak-lapak jualan sebaik-baiknya supaya tidak memicu kemacetan ataupun hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Menurut Abdul Malik, kerja sama para pedagang sangat diperlukan karena Jalan Gusti M. Taufik dan kawasan Pasar Mempawah akan menjadi lintasan kendaraan selama Jembatan Benteng ditutup.
Penataan lapak menjadi penting agar ruang lalu lintas tetap tersedia dan aktivitas perdagangan tidak menimbulkan hambatan tambahan bagi kendaraan yang melintas.
Pengguna jalan juga diminta mengurangi kecepatan ketika memasuki Jalan Gusti M. Taufik dan kawasan Pasar Mempawah. Kondisi jalan yang menjadi jalur pengalihan membutuhkan perhatian ekstra karena terdapat aktivitas pedagang dan masyarakat di sepanjang kawasan tersebut.
“Kami berharap masyarakat dapat bersabar dan bekerja sama selama proses perbaikan ini,” ucap Abdul Malik.
Sosialisasi pengalihan arus lalu lintas tersebut turut dihadiri Kepala Dishub LH Mempawah Raja Fajar Azansyah beserta jajaran, Kepala Satpol PP Mempawah Kuntum Indah Pertiwi Ningsih serta perwakilan pelaksana perbaikan Jembatan Benteng.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi kepada para pelaku UMKM yang memiliki lapak di kawasan Pasar Mempawah.
Pemerintah Kabupaten Mempawah mengimbau seluruh pengguna jalan, pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama masa pengalihan berlangsung.
Dengan mengikuti rambu-rambu, mematuhi arahan petugas, mengatur kecepatan serta menjaga ruang lalu lintas tetap aman, diharapkan mobilitas kendaraan dari Pontianak menuju Singkawang maupun sebaliknya tetap berjalan lancar selama proses perbaikan Jembatan Benteng. [SK]
