|

Razia Gabungan di Lapas Singkawang, Petugas Sita HP hingga Senjata Tajam

 

Tim gabungan menunjukan hasil razia di blok warga binaan Lapas Singkawang, Rabu (23/9/2026). SUARASINTANG/SK
Singkawang (Suara Sintang) – Tim gabungan TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar razia mendadak di sejumlah blok hunian warga binaan Lapas Kelas IIB Singkawang, Selasa (22/9/2026).

Dalam razia tersebut, petugas menemukan dan menyita sejumlah barang yang dilarang berada di dalam lingkungan Lapas. Barang temuan itu di antaranya telepon seluler (HP) beserta charger, senjata tajam (sajam), korek api gas, serta kabel listrik.

Razia melibatkan personel Kodim 1202/Singkawang, Satbrimob, dan BNNK Singkawang. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

Pasi Intel Kodim 1202/Singkawang, Kapten Inf Taufik Wiramansyah, mengatakan razia mendadak tersebut merupakan inisiatif pihak Lapas Singkawang sebagai upaya menciptakan lingkungan pembinaan yang aman dan kondusif.

“Saat penggeledahan di blok-blok warga binaan, kami menemukan beberapa barang terlarang seperti handphone beserta chargernya, senjata tajam, korek api gas, serta kabel listrik,” ujar Taufik, Rabu (23/9/2026).

Menurut Taufik, seluruh barang tersebut langsung diamankan karena masuk kategori benda yang dilarang dan berpotensi membahayakan keamanan di dalam Lapas.

Keberadaan HP, misalnya, dapat digunakan untuk komunikasi yang tidak semestinya. Sementara senjata tajam berpotensi digunakan dalam tindak kekerasan. Adapun korek api dan kabel listrik juga dapat menimbulkan risiko kebakaran maupun gangguan keamanan lainnya.

Sementara itu, Wadan Kie 1 Batalion B Pelopor Singkawang, Ipda Sansis Hutabarat, menyatakan jajarannya siap mendukung kegiatan razia dan pengawasan keamanan di Lapas Singkawang.

Ia menilai sinergi antara TNI, Polri, BNN, dan pihak Lapas diperlukan untuk menjaga situasi keamanan serta mencegah masuknya barang-barang terlarang ke lingkungan Lapas.

“Selama razia berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif,” kata Sansis.

Seluruh barang hasil sitaan selanjutnya diamankan pihak Lapas Singkawang untuk dilakukan pendataan dan pemusnahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play
Play