Hal itu terlihat saat empat personel Manggala Agni Pontianak mendatangi Posko Sehat Relawan Tanggap Darurat Bencana Karhutla di Markas PMI Kabupaten Mempawah, Jalan Daeng Manambon, Rabu (2/9/2026) malam.
Keempat personel tersebut yakni Juanda, Firmansyah, Abdul Aziz dan Syarif Badarudin. Mereka datang ke posko untuk mendapatkan pelayanan kesehatan setelah mengalami kelelahan usai menjalankan tugas pemadaman karhutla di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir.
Secara bergiliran, para petugas mendapatkan pelayanan kesehatan, termasuk infus vitamin yang ditangani langsung Kepala Unit Pengelola Darah (UPD) PMI Kabupaten Mempawah, dr. Sugeng Eko Widodo, bersama tim.
“Ya, saat ini tiga personel ini tengah kita berikan infus vitamin dan pelayanan lainnya,” ujar dr. Sugeng saat dihubungi SUARAKALBAR.CO.ID.
Menurut Sugeng, kedatangan personel Manggala Agni tersebut menunjukkan bahwa keberadaan Posko Sehat sangat dibutuhkan, khususnya bagi para petugas yang berada di garis depan penanganan karhutla.
Pasalnya, para petugas harus bekerja dalam kondisi medan yang berat, terpapar asap serta menghadapi panas api dalam waktu yang tidak sebentar.
“Para petugas damkar sangat senang dengan adanya pelayanan Posko Sehat. Dan kami juga bangga bisa melayani para pahlawan ini,” ungkapnya.
Bagi Sugeng, para petugas pemadam yang terus berada di lokasi kebakaran merupakan bagian penting dari upaya kemanusiaan dalam menghadapi bencana karhutla. Karena itu, kesehatan dan stamina mereka harus menjadi perhatian agar tetap mampu menjalankan tugas.
“Semoga kehadiran Posko Sehat Relawan Tanggap Darurat Bencana Karhutla berperan besar dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” harapnya.
Posko Sehat tersebut sebelumnya dibuka PMI Mempawah bersama Karang Taruna Mempawah atas instruksi Ketua PMI Mempawah Arief Rinaldi dan Ketua Karang Taruna Mempawah Dewo Dirgantara.
Posko yang beroperasi selama dua hari, mulai Rabu (2/9/2026) hingga Kamis (3/9/2026), tidak hanya difungsikan sebagai tempat pelayanan kesehatan.
Di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla, posko juga disiapkan sebagai ruang singgah bagi relawan, petugas lapangan maupun masyarakat yang membutuhkan dukungan.
Sejumlah fasilitas tersedia di lokasi, mulai dari pemeriksaan kesehatan, konsumsi, vitamin, tabung oksigen, makanan dan minuman segar hingga ruang istirahat darurat.
Kehadiran empat personel Manggala Agni pada malam itu menjadi gambaran nyata bahwa perjuangan memadamkan karhutla bukan hanya soal menghadapi kobaran api.
Ada tenaga dan kondisi fisik yang harus terus dijaga agar para petugas tetap mampu bertahan di garis depan.
Saat para petugas berjibaku menjaga masyarakat dari ancaman kobaran api, Posko Sehat hadir memberikan perhatian agar mereka tetap kuat dan dapat kembali menjalankan tugas kemanusiaan.
Sebab, di balik setiap api yang berhasil dipadamkan, ada perjuangan para petugas yang juga membutuhkan kepedulian. [SK]
.jpg)