| Salah satu rumah warga yang terdampak angin kencang di Batang Tarang. SUARASINTANG/SK |
Peristiwa tersebut mengakibatkan empat rumah warga dan satu rumah walet mengalami kerusakan. Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap dan bumbungan rumah akibat diterpa angin kencang.
Camat Balai, Eddy Santana, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan laporan Kepala Desa Mak Kawing, terdapat lima bangunan yang terdampak akibat cuaca ekstrem tersebut.
“Berdasarkan laporan Kepala Desa Mak Kawing, terdapat empat unit rumah warga dan satu unit rumah walet yang terdampak akibat angin kencang dan hujan yang cukup deras serta fenomena hujan es,” ujar Eddy.
Menurutnya, kerusakan terutama terjadi pada bagian atap. Bahkan, beberapa seng rumah warga terlepas dan terbawa angin.
“Atap dan bumbungan rumahnya yang terdampak, kerugian jiwa tidak ada, hanya materi saja. Tiga unit di Dusun Mak Kawing, dan sisanya di Dusun Tamang, Desa Mak Kawing,” jelasnya.
Eddy mengatakan, setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut, dirinya langsung melakukan peninjauan ke lokasi untuk melihat kondisi rumah warga yang terdampak.
Penanganan juga telah dilakukan sejak malam kejadian. Warga bersama aparatur desa yang dipimpin Kepala Desa dan Ketua BPD Desa Mak Kawing bergotong royong membantu memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan.
“Dari semalam, warga sekitar dan aparatur desa dipimpin oleh Kades dan Ketua BPD Desa Mak Kawing sudah bekerja sama menanganinya,” katanya.
Untuk sementara, warga yang rumahnya mengalami kerusakan diungsikan ke rumah kerabat terdekat. Sementara proses perbaikan atap dilakukan secara gotong royong dengan memanfaatkan bahan bangunan dan bantuan yang tersedia.
“Warga yang rumah terdampak sudah diungsikan ke rumah kerabat terdekat. Dan untuk perbaikan atap sudah dilakukan dengan menggunakan bahan dan sumbangan yang ada secara gotong royong,” tutupnya.
Tidak ada korban jiwa maupun laporan mengenai warga yang mengalami luka dalam kejadian tersebut. Penanganan sementara dilakukan bersama oleh masyarakat dan pemerintah desa untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi. [SK]